Artikel

3 Ribu Pelajar Ikuti Gelar Prestasi Anak Sholeh

Ketiga Kalinya Dihelat, Sedot Animo Terbesar

DSCF5004

Suasana dalam Aula Asrama Haji Batakan.

Untuk ketiga kalinya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bersama Kementrian Agama (Kemenag) Balikpapan menggelar kegiatan bertajuk Prestasi Anak Sholeh Penggerak Pembina Generus (PPG).

Kegiatan yang diikuti 3.000 pelajar mulai jenjang TK/TPA hingga SMA ini berlangsung pada Minggu (17/2) kemarin di Asrama Haji Balikpapan. Sebagian besar pesertanya merupakan murid TK/TPA yang berada di bawah cakupan LDII Balikpapan. Acara dimulai sejak pukul 07.00 Wita tersebut dibuka oleh Staf Ahli walikota, Aminudin mewakili HM Rizal Effendi SE yang sedang berada di luar daerah.

Saat pembukaan, Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Drs H Saifi MPd menuturkan, dengan adanya kegiatan ini turut disambut baik dan positif, mengingat adanya perkembangan anak dalam jangka panjang. “Selaku Kemenag menyambut baik kegiatan ini. Menurut saya, seharusnya hal seperti ini mendapatkan perhatian masyarakat secara luas. Ada 3 hal positif yang menurut saya bisa ditingkatkan dalam hal ini,” beber Saifi di sela-sela kegiatan.

Setidaknya ada 14 kategori perlombaan dan dibedakan berdasarkan kelas tingkatan pelajar. Lebih lanjut Saifi menuturkan, acara perlombaan seperti ini jangan hanya sebagai seremonial. “Tentu kedepannya harus ada pembinaan, jadi tak sekadar seremonial,” imbuhnya. Ia pun berharap agar kegiatan ini bisa berjalan rutin setiap tahunnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, H Hasan Bisri Haidzary SPSi menjelaskan, para peserta yang berasal dari 33 TK/TPA ini berdasarkan adanya animo yang besar dari setiap RT, Kelurahan dan Kecamatan se-Balikpapan. Sebagai upaya dalam menciptakan generasi umat yang bermartabat, Hasan Bisri berharap jika kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan hingga ke tingkat yang lebih tinggi. “Ya, dari LDII ini sendiri akan menggelar ke tingkat provinsi, setelah itu ke nasional,” bebernya.

Dari ke-14 jenis perlombaan tersebut, seperti kaligrafi, murotal al-qur’an, adzan, dakwah, hafalan Al-qur’an, MTQ, cerdas cermat, ngibing (seni pencak silat), kebersihan lingkungan, lomba kreativitas, sepak bola, dan faroidh. “Dari semua jenis perlombaan, faroidh ini pertama kali digelar, dengan tujuan pembelajaran ilmu waris,” tutupnya. Dia menambahkan, peserta yang dinyatakan lolos, selain mendapatkan hadiah pembinaan juga akan dipersiapkan untuk ke tingkat selanjutnya.(*)

Sumber: balikpapanpos.co.id

Tinggalkan Balasan

Protected by WP Anti Spam